Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang


Trend ngetrip sekarang selain spot- spot foto cantik dan instagramable juga tak lepas dari kuliner. Seperti Kota Semarang selain memiliki segudang sejarah yang asyik untuk di explore juga memiliki kuliner yang sangat melegenda. Bermacam- macam kuliner dengan cita rasa yang khas akan memanjakan kalian ketika berada di Kota Semarang. Alhamdulillah, emak sudah icip-icip beberapa kuliner yang melegenda di Kota Semarang ini tentunya dengan rasanya yang nikmat dan membuat ketagihan.


- Lumpia Gang Lombok

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Lumpia Gang Lombok

Ternyata julukan Semarang 'Kota Lumpia' berasal dari sebuah warung kecil di Gang Lombok, kawasan Pecinan. Lumpia atau  Loenpia Gang Lombok No 11 ini bisa dibilang pelopor lumpia di ibu kota Jawa Tengah. Walaupun kecil, kedai ini sudah berusia ratusan tahun. Buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00wib.

Disini hanya tersedia lumpia ayam dan lumpia udang dengan dua macam pilihan yaitu lumpia basah dan lumpia goreng. Lembaran tipis terbuat dari tepung gandum yang dijadikan sebagai pembungkus dengan isian campuran rebung, ebi, telur dan daging ayam atau udang ini disajikan dengan acar, daun bawang, selada, cabe rawit dan saus kental khas Semarang.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Lumpia Gang Lombok

Emak icip-icip lumpia basah dan lumpia goreng, biar ga penasaran rasanya seperti apa. Ternyata emak lebih suka lumpia goreng, renyah diluar dan nikmat didalamnya. Harga satu buah lumpia Gang Lombok dibandrol Rp 17.000,- ukurannya cukup besar dengan tekstur isian yg padat. Karena lumpia disini tanpa bahan pengawet jadi hanya tahan 24 jam untuk lumpia goreng sedangkan lumpia basah hanya tahan 12 jam.


- Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Samping Jembatan Mberok 

Nasi Goreng Babat Pak Karmin yang emak icip-icip ini berada di samping Jembatan Mberok dekat dengan Kota Lama. Ditempat ini pertama kali Pak Karmin memulai usahanya pada tahun 1971. Sekarang Nasi Goreng Babat Pak Karmin sudah mempunyai 2 cabang yaitu di jln Gajah Mada dan di Telaga Mas. Nasi Goreng Babat Pak Karmin buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.30wib.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Nasi Goreng Babat Pak Karmin

Ada dua menu yang dapat dipilih yaitu Nasi Goreng Babat dan Nasi Babat Gongso. Kali ini emak icip-icip nasi goreng babat telur, hanya menunggu sekitar 20menit nasi goreng babat sudah tersedia. Emak baru pertama kali makan nasi goreng babat rasanya juara banget, enak dan babatnya empuk tanpa bau. Untuk satu porsi Nasi Babat Gongso di bandrol harga Rp 30.000 dan emak cukup merogoh kocek Rp 20.000,- untuk satu porsi Nasi Goreng Babat.


- Soto Ayam Pak Din

Soto Ayam Pak Din ini asli soto Semarangan dengan kuahnya yang bening serta tidak memakai toge dan di sajikan di mangkuk kecil. Ketika emak tiba di Stasiun Poncol Semarang, emak melangkahkan kaki ke Jln Tanjung dan menemukan Soto Ayam Pak Din ini (tepat dibelakang kantor PLN). Warung Soto Ayam Pak Din ini mulai berdiri sejak tahun 1972, buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 14.00wib dan buka kembali pukul 17.00 hingga 21.30wib.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Soto Ayam Pak Din
Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Tempe Goreng dan Perkedel
Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Sate-satean

Selain soto ayam di sini juga tersedia 
tempe goreng, perkedel, sate kerang, sate jeroan, sate kulit sebagai pelengkap menikmati soto ayam. Satu mangkuk soto ayam yang emak pesan berisi nasi, suun, suwiran ayam ditaburi seledri, daun bawang, bawang merah goreng dan bawang putih goreng. Kuahnya bening agak keruh, rasanya sedap dan gurihnya terasa. Di meja juga tersedia garam, kecap, jeruk nipis dan sambal yang terbuat dari cabe rawit karena berwarna hijau. Jadi bisa meracik sendiri rasa yang emak inginkan. Untuk harga satu mangkuk di bandrol Rp 10.000,- harga tempe dan perkedel satuan Rp 2.000,- serta harga semua sate Rp 5.000,-/tusuk dan teh manis hangat Rp 3.000,-.
- Tahu Gimbal 

Tahu Gimbal adalah kuliner khas Semarang perpaduan antara tahu goreng, lontong dan bakwan udang. Orang Semarang menyebut Gimbal untuk udang yang dicampur dengan adonan bakwan lalu di goreng. Seperti halnya Nasi Rawon Kuliner Malang yang mudah di dapat di Kota Malang, begitupun dengan Tahu Gimbal di setiap sudut Kota Semarang banyak sekali rumah makan, warung pinggir jalan hingga gerobak dorong
yang menjajakan panganan khas ini.
Seperti Tahu Gimbal Pak Man, Tahu Gimbal Pak Edi, Tahu Gimbal Pak No dan masih banyak yang lainnya.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Dok. IG @jatengkitaid

Kali ini emak icip-icip Tahu Gimbal gerobak yang mangkal di samping DP Mall. Seporsi Tahu Gimbal terdiri dari bakwan udang dan tahu goreng di potong- potong kemudian ditambahkan lontong, telur, kol dan disiram dengan saus kacang. Untuk satu porsinya emak cukup membayar Rp 12.000,-  harga yang sangat ekonomis dengan rasa yang nikmat.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Dok. IG @jatengkitaid


- Gudeg Koyor Bu Yanti

Gudeg Semarang memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis sama dengan gudeg Solo berbeda dengan gudeg Jogja. Kemudian dipadukan dengan rasa gurih dan kenyalnya koyor sapi. Koyor merupakan bagian urat/otot sapi yang dimasak hingga empuk dan berwarna kecoklatan.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang

Sangat mudah untuk mendapatkan panganan khas ini, apalagi ketika kulineran dimalam hari. Kuliner malam gudeg koyor yang melegenda yaitu Gudeg Koyor Mbak Tum, Gudeg Koyor Bu Har, Gudeg Condong Roso sudah tidak asing lagi untuk para wisatawan. Tapi ketika emak berkunjung ke Kota Semarang pada musim hujan maka emak tidak icip-icip kuliner malam. Gudeg Koyor yang emak icip-icip Gudeg Koyor Bu Yanti Simongan. Lokasinya berada di Jl. Simongan (sebrang Ayam Bakar Wong Solo) Semarang Barat dekat dengan Klenteng Sam Poo Kong. Buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 21.00 wib. Di sini banyak pilihan menu seperti cah kangkung ayam/udang, bistik koyor, gudeg ayam opor, gudeg telur ayam suwir, gudeg koyor komplit dan masih banyak pilihan menu lainnya.

Kuliner Legendaris Khas Kota Semarang
Gudeg Koyor Komplit Bu Yanti

Emak memilih gudeg koyor karena penasaran seperti apa rasa dari koyor ini. Ternyata rasanya ga ada obatnya, juara banget gudeg koyor ini. Satu porsi gudeg koyor komplit terdiri dari nasi, gudeg nangka, krecek (kulit sapi), suwiran ayam, telor, dan koyor. Untuk harga satu porsi nasi gudeg koyor Rp 22.000,- sedangkan untuk yang isian komplit emak merogoh kocek Rp 30.000,- harga yang sepadan dengan rasa yang nikmat.

Itulah beberapa kuliner legendaris yang emak icip-icip ketika berada di Kota Semarang. Semoga menjadi referensi kalian ketika  berkunjung ke Kota Semarang. Karena tak ada cinta yang lebih tulus dari pada cinta terhadap makanan yeayyy. Sampai jumpa lagi di coretan emak berikutnya 😍.

- Leha Barqa -

Comments

  1. Kayaknya saya suka yang nasi goreng babat karena ada babatnya. Tapi sayangnya ga pernah ke Semarang.😂

    ReplyDelete
  2. aku mingu depan ke samarang
    note aku masuk lis semuaaaa
    aku pingin itu tahu gimbalnya ya allah enak banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan di coba semua kuliner Semarang mas, pasti ketagihan.

      Delete
  3. ya ampuuuun mbaaa, auto lapeeer aku bacanya :o. duuuh kalo semarang deket mah udh aku samperin langsuuung hahahahah. kangen ama semarang. makanannya memang enak2!! sotonya seger, lumpianya paling juara.. duuuh jd pgn ksana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuliner Semarang ngangenin ya mbak, aku juga pengen maem lumpia nih jadinya.

      Delete
  4. Lumpia sama tahu gimbal itu emang kuliner legendaris banget. Baca tulisan mbaknya bikin ngiler

    ReplyDelete
    Replies
    1. Monggo di coba mbak, pas dolan ke Semarang.

      Delete
  5. Bisa jadi rekomendasi untuk saya reviewnya

    ReplyDelete
  6. Sip mbak, semoga jd acuan pas dolan ke Semarang ya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SoMan Sejatinya Teman

Bakso NgeBOM Ya BAKSO BOM MAS ERWIN

Ayo ke Transera Waterpark Bekasi