Skip to main content

Peran Toponim dan Maknanya dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hai teman - teman ada pepatah mengatakan APA ARTI SEBUAH NAMA. Ternyata nama itu penting sekali lohhh, karena sangat diperlukan untuk berkoodinasi, berkomunikasi dan menyampaikan informasi. Begitu juga dengan nama pulau, nama pulau baru dianggap sah jika diucapkan masyarakat lokal sekurang - kurangnya dua orang.

Nama memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, baik nama sendiri (antroponimi) maupun nama tempat (toponimi).

Kalian masih ingatkan pada tahun 2002, ditetapkannya status kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan ke negara Malaysia. Menyadarkan masyarakat Indonesia bahwa pendataan pulau menjadi hal strategis. Selain menyangkut kedaulatan bangsa, data juga menjadi bahan untuk mengetahui sampai mana batas negara dan luas wilayah negeri ini.

Untuk membahas hal ini, pada hari jum'at (26/5) di Beka Resto - Balai Kartini, Jakarta. Badan Informasi Geospasial bekerjasama dengan Tempo mengadakan diskusi mengenai "Toponimi untuk Negeri Berdaulat" bertujuan untuk bersama - sama mengupas tantangan dan solusi terkait dengan strategi toponimi ini.

Peran Toponim dan Maknanya dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa
Ke tiga Narasumber bersama Moderator

Diskusi ini menghadirkan pembicara yang kompeten, antara lain Ida Herliningsih, M. Si (Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim Badan Informasi Geospasial), Dr. Tumpak H. Simanjuntak, MA (Direktur Toponomi dan Batas Daerah Kementerian Dalam Negeri), Prof. Dr. Multamia RMT Lauder, Mse, DEA (Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia) dan dipandu oleh Gabriel Titiyoga (staf redaksi kompartemen sains dan teknologi).

Ribuan Pulau Indonesia Belum Terdata

Membentang dengan ribuan pulau, masyarakat butuh informasi mengenai jumlah pulau yang sebenarnya dimiliki Indonesia. Seperti diketahui  adanya perbedaan data yang tercatat di Kementerian Koordinator Kemaritiman bahwa Indonesia memiliki sekitar 17.500 pulau dengan data resmi Perserikatan Bangsa - Bangsa yaitu 13.466 pulau. Ini di sebabkan data yang dilaporkan kepada PBB adalah data valid dan sudah bernama yang berarti ada sekitar 4.000 lebih pulau yang belum memiliki nama.

PBB sendiri hanya mengakui daftar pulau sebuah negara bila daftar tersebut dilengkapi dengan nama dan posisi pulau, bukan sekedar mencantumkan jumlahnya. Ada beberapa pedoman dalam penerapan kaidah toponimi, seperti yang telah di atur PBB. Pembakuan secara internasional bertumpu pada pembakuan nasional setiap negara dan diusahakan menggunakan nama lokal.

Keseriusan PBB menangani toponimi, maka secara khusus PBB membentuk 2 organisasi yang menangani toponimi.
  • UNGEGN (United Nations Group of Experts on Geographical Names)
  • UNCSGN (United Nations Conference on Standardization of Geographical Names)

Standarisasi toponimi tidak hanya berlaku untuk wilayah daratan tapi juga dalam penamaan lautan dan unsur geografisnya (toponym maritime). Sebuah peta yang mengandung toponimi menjadi alat komunikasi baik secara nasional maupun internasional, untuk menerjemahkan aneka kebijakan nantinya.

Proses Penamaan Pulau

Pentingnya proses penamaan  pulau itu sangat strategis karena berkaitan dengan kedaulatan Indonesia di mata internasional. Semakin tinggi validitas data maka semakin bisa dipertanggung jawabkan. Tentunya akan menjadi basis penting untuk pengambilan kebijakan selanjutnya guna pengembangan potensi pulau, lautan dan unsur geografisnya. Misalnya untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Penamaan pulau bisa menjadi pengungkit yang kemudian melengkapi data akurat serta pengetahuan terkait dengan pulau tersebut. Karena proses standar penamaan melibatkan masyarakat lokal di sekitar pulau yang menandakan adanya penduduk de facto terhadap pulau itu. Seperti gambaran, prosedur internasional penamaan sebuah pulau atau daerah menetapkan syarat visitasi (kunjungan) pulau.

Syarat ini tercantum dalam Resolusi PBB via United Nation Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) Nomor 4 Tahun 1967. Rekomendasi B dan C tentang pengumpulan nama - nama rupa bumi dan pemrosesan datanya. Jadi setiap pulau yang didatangi tokoh adat atau masyarakat penghuni harus diwawancarai soal nama, kemudian diverifikasi lagi dengan anggota masyarakat lain di pulau itu atau tetangganya.

Proses verifikasi ini diperlukan karena pengucapan nama pulau dipengaruhi bahasa lokal. Maka dari itu ucapan nama direkam dengan tape recorder atau handycam. Untuk memperkuat ejaan masyarakat kadang diminta menuliskan sendiri nama pulaunya lalu posisi dipetakan dan pengumpulan data penunjang lainnya, data dikelompokkan perkabupaten atau kota sampai provinsi.

Jadi kelengkapan dan akurasi data pulau, lautan dan unsur geografis juga sangat penting. Sebagai strategi pertahanan dan keamanan dari potensi tindak kejahatan di sekitar laut (perompakan, illegal fishing dan lain - lain) serta potensi gejolak sosial politik. Untuk memahami strategisnya toponimi bukan berarti tidak ada tantangannya loh, banyak sekali tantangan khususnya sumber daya penamaan.

Survei sebuah pulau, lautan dan unsur geografisnya juga butuh kerjasama antara mereka yang memiliki pengetahuan, masyarakat lokal, pemerintah setempat dan pemerintah pusat. Oh iya teman - teman, data ini juga menjadi basis penyusunan kebijakan pembangunan kawasan tertinggal, mempercepat tindakan bantuan apabila terjadi suatu bencana, penataan wilayah laut serta pengelolaan kawasan pulau - pulau kecil ataupun manfaat lain.

Jadi nama pulau (toponimi) sangat penting ya teman - teman, agar pulau - pulau di Indonesia diakui oleh PBB dan tidak akan ada yang mengugat. Dan kita juga wajib lohhh mengunakan Bahasa Indonesia dalam wilayah geografis Indonesia, semua itu sudah dirumuskan dalam Undang - Undang Nomor. 24/2009.

Kalau bukan kita yang mencintai bangsa ini, siapa lagi?

- Leha Barqa -

Comments

  1. Wahh kalau kita gak memberi nama bisa-bisa diambil negara tetangga ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kakak, sudah pernah kejadiankan. Jadi ya harus di beri nama, di data dan d daftarkan ke PBB.

      Delete
  2. Oh gt.. Ternyata banyak pulau kita yang belum terdata? Ya ampunnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, makanya banyak pulau2 di Indonesia yg di akui oleh negara lain.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

'GLOW TOGETHER' Rumah Syantik Sari Surya

Hallo ladies 😍 sebagai wanita, kalian pasti mendambakan memiliki kulit wajah yang sehat dan kinclong serta glowing kan. Emak pun demikian, ingin mempunyai kulit wajah yang halus dan juga terbebas dari semua masalah kulit. Beberapa hari yang lalu, tepatnya di tanggal cantik 02022020 emak menghadiri acara gathering 'GLOW TOGETHER'. Acara ini di selenggarakan oleh  Rumah Syantik Sari Surya Beauty Skin & Healthy Skin  yang beralamat di Jl. Elok, Perumahan Pos Giro Blok. B IV No. 01 Puspasari, Kecamatan Citeureup - Bogor, buka pukul 10.00 wib setiap harinya. (dok.RSSS) Rumah Syantik Sari Surya Beauty Skin & Healthy Skin merupakan salon kecantikan yang menyediakan beragam pilihan perawatan kecantikan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Meskipun Rumah Syantik Sari Surya Beauty Skin & Healthy Skin ini baru berdiri sekitar enam bulan, tepatnya tanggal 5 Agustus 2019 tetapi customernya sudah ratusan dari seluruh Jabodetabek dan beberapa daerah di Indonesia. Kare

Perbedaan Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink Asli - Palsu

Haiii ladies 😍 sekarang ini peredaran produk palsu semakin marak lho, kalian harus lebih waspada ya. Jadi beberapa waktu lalu, emak order Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink di salah satu e-commerce. Namun, ketika Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink yang di order tiba ternyata itu palsu.  Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink No. 370 OVERSEER Kok bisa tau kalau itu barang palsu? Ya tau dong, karena sebelumnya emak sudah koleksi Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink no. 370 OVERSEER. Nah, kali ini emak akan sharing tentang perbedaan Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink antara yang asli dan yang palsu ya ladies. Baca juga :  Review Scarlett Glowtening Serum, Serum Yang Bikin Wajah Lebih Cerah Emak bahas satu-persatu dimulai dari packagingnya terlebih dulu, ya.  Perbedaan Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink Asli - Palsu   Packaging   Dari ukuran packagingnya, Lip Cream Maybelline Superstay Matte Ink yang asli dan palsu terlihat jelas perbedaannya. Lip

Dengan Polytron Tiara Pot Pro & Rice Cooker Donabe, Memasak Menjadi Happy

Sebagai ibu rumah tangga memasak jadi pekerjaan rutin yang setiap hari ku lakukan. Agar memasak menjadi happy, harus di tunjang dengan fasilitas alat masak yang mumpuni. Apalagi jika hasil masakan habis tak tersisa, senangnya double deh. Makanya aku harus pintar dalam memilih menu masakan yang akan menjadi favorit keluarga. Tapi terkadang aku juga kehabisan ide untuk menu masakan, jadi masakannya itu lagi itu lagi membuat pak suami dan anak ku bosan. Hal ini membuatku harus searching resep menu masakan sampai tutorial membuatnya di berbagai media sosial.  Lokasi Cooking Class Farmers Market Grand Wisata Tambun - Bekasi  Bak gayung bersambut, pada hari Sabtu (01 Oktober 2022) kemarin Komunitas Emak Blogger (KEB) mengadakan Cooking Class yang berkolaborasi dengan Polytron, Farmers Market dan Blibli. Ga pake mikir lama, langsung saja aku ikut acara cooking class ini. Chef Beatrix  Acara yang diselenggarakan di Farmers Market Grand Wisata Tambun - Bekasi